Kamis, 03 November 2016

Upacara Seren Taun



Kelompok 4
Anggota :
  1.   Fajar Aji Kurniawan             (12216542)
  2. Kevin Dwi Fajar Putra                  (13216857)
  3. Maulida Febiyola                   (14216307)
  4.  Septian Nudin                       (16216929)
  5.  Syfa Apriyana                       (17216262)
  6. Yolanda Regita Cahyani                   (17216796)

Assalamualaikum Wr. Wb
Sekarang saya akan memposting hasil observasi dari kelompok kami tentang Pemujaan yang unik. Disini kelompok kami memilih Upacara Seren Taun. Mungkin behind the scenenya akan saya post di postingan selanjutnya. Karena sesudah melihat hasil alangkah baiknya melihat prosesnya juga.
Terimakasih.

Jumat, 21 Oktober 2016

Surat untuk Pembully

Surat untuk Pem-bullyku di SMP

Assalamualaikum Wr.Wb
Hallo  teman-teman pada kesempatan kali ini aku pengen cerita sedikit tentang masa laluku wkwk. Karena adanya motivasi dan luka yang belum bisa ilang (asekk) tentang pembullyan 6 tahun yang lalu aku putuskan untuk menulis blog ini. Waktu itu iseng ke toko buku di daerah depok terus enggak sengaja liat novel “IGEN (Islamic Generation)” dan baca-baca sebentar terus nemu halaman tentang pembullyan gitu. Seketika ingatanku langsung kembali kemasa-masa SMP. So, tulisan ini terinspirasi dari novel “IGEN (Islamic Generation)” yang aku baca. Kalau mau liat aslinya bisa beli novelnya di toko buku terdekat.
Seperti yang banyak orang pikirkan mungkin dikirannya aku enggak punya masa lalu yang kelam. Tapi semua salah, aku pernah jadi korban pembullyan di SMP. Mumpung ada kesempatan untuk nulis blog kali ini, aku mau menulis sedikit surat cinta untuk dia (Sebut saja Vinar).

* * *
Dear, Vinar...
Hai Vin, apa kabar kamu di sana?
Aku alhamdulillah baik dan terus membaik dari hari ke hari. Bukan karena penampilan aku udah sempurna, apalagi karena sekarang aku sudah menjadi orang sukses. Bukan! Aku selalu yakin, kita akan selalu terjaga dalam keadaan baik kala syukur selalu meraja di dada. Nggak peduli gimana pun kondisinya.

Selasa, 18 Oktober 2016

About Me






Assalamualaikum Wr.Wb
Hai teman-teman pada post kali ini aku bakal ceritain gimana aku sebenarnya dan semoga teman-teman yang membaca post aku kali ini dapat tahu sedikit gambaran tentang aku ^____^

Nama                       : Yolanda Regita Cahyani

Nama Panggilan     : Yolanda atau Yoli, bisa juga Nanda

Tempat, Tgl Lahir   : Gunungkidul, 03 Februari 1998

Jenis Kelamin        : Perempuan

Asal                          : Gunungkidul, DIY (Jogja lantai 2)

Agama                     : Islam

Umur                       : 18 Tahun

Pendidikan              :  - TK PKK BEDOYO
                                    - SD N BEDOYO
                                    - SMP N 2 PONJONG
                                    - SMK N 1 WONOSARI
                                    - S1-Manajemen di Universitas Gunadarma

Senin, 17 Oktober 2016

Ini Bikin Sendiri?

Assalamualaikum Wr.Wb

Hallo teman-teman.. \ o_o / aku pengen cerita tentang  kemarin aku dapet tugas dari dosen, dan kata dosennya jiplak dari internet alias copas. Padahal nih aku jujur sejujur-jujurnya kalau bikin sendiri enggak ada buka-bukaan internet. Oke coba kita lihat dengan seksama...
Copas internet itu maksudnya kata-katanya bagus apa malah tambah kurang bagus? O_O


UTS Pertama

                   Pagi hari yang cerah burung-burung mulai bernyanyi, aku mulai berlari sekuat tenagaku. Bukan sedang lomba lari maraton atau 17-an. Tapi, hari ini adalah hari dimana aku akan melaksanakan UTS pertamaku di SMK N 1 Wonosari. Namun keberuntungan tidak berpihak kepadaku. Hari pertama UTS aku malah lari-larian dengan rok seragam sekolah yang sedikit aku angkat agar mudah untukku melangkah. Efek terlalu giat dan semangat belajar membuatku tidur sampai jam 23:00 WIB dan alarm yang tidak bisa diajak kompromi. Sedangkan UTS dimulai jam 07:00 WIB.

Minggu, 25 September 2016

Tugas Ilmu Budaya Dasar

NAMA   : Yolanda Regita Cahyani
KELAS  : 1EA06
NPM      : 17216796

Kesenian Tayub yang Mulai Menghilang

    
     Kesenian Tayub atau Ledek mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat jawa. Kesenian tayub begitu terkenal di daerah Jawa khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Kesenian Tayub biasanya digunakan sebagai sarana upacara, hiburan dan tontonan. Tayub dipertunjukkan pada upacara, seperti bersih desa atau rasulan dan perkawinan. Tayub yang dipertunjukkan dalam bersih desa atau rasulan bertujuan untuk mendapatkan kesuburan tanah, hasil panen melimpah, ketenangan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Sementara itu tayub yang dipertunjukkan dalam upacara pernikahan mempunyai maksud agar pasangan pengantin segera mendapat keturunan. Namun seiring perkembangannya, dari kalangan Islam kesenian tayub menuai pro dan kontra. Dari pandangan islam kesenian tayub di anggap melanggar hukum islam. Sebagian masyarakat menganggap kesenian tayub hanya untuk hiburan dan dapat di terima di masyarakat.

     Kesenian tayub sangat dipengaruhi oleh para penari perempuan atau ledek, fungsi ledek disini untuk menarik minat para pengibing yang sedang menonton untuk menari bersama. Setelah selesai menari biasanya pengibing akan memberikan saweran. Tidak semua perempuan bisa menjadi ledek, untuk menjadi ledek seorang perempuan tidak hanya berparas cantik dan menawan tetapi juga harus memiliki kemampuan menari, merias diri dan berbusana baik untuk mendukung penampilannya dalam pertunjukan tayub. Seorang ledek harus menguasai tembang maupun berekspresi. Di samping memiliki wajah yang cantik juga harus memiliki perilaku yang ramah dan santun terhadap orang lain turut mendukung daya tarik seorang ledek. Tidak hanya ledek dalam pertunjukkan tayub ada berbagai pemeran dalam pertunjukkannya seperti pengarih, pengibing, sinden dan pengrawit gamelan.

Popular Posts