Senin, 27 Agustus 2018

Resume Leadership Group Discussion


Supporting System ibarat sistem tubuh manusia. Sangat penting, karena yang akan menjalankan suatu sistem di SEF yang efisen dan sistematis.
·         Kenapa kita perlu membangun supporting system?
Pertama, supporting system itu penting. Karena dia yang akan membantu sistem yang ada disebuah organisasi dan akan memperlancar sistem yang ada.
Kedua, adanya sinkronisasi dengan SDM (Sumber Daya Manusia) supporting system dapat saling bersinergi.
Ketiga, supporting ystem sebagai penyokong untuk menuju tujuan yang sama dan meminimalisir hambatan yang ada. Perlu adanya tata kelola yang baik untuk supporting sytem.
Keempat, supporting system terdiri dari 2 yaitu eksternal dan internal. Dari adanya supporting system untuk mendidik internal, dan menghasilkan didikan yang baik.
Kelima, supporting system adalah dengan memaksimalkan sistem yang ada, sebagai sistem pendukung (media dan fasilitas) dengan memanfaatkan potensi Mujahid SEF.
Bagaimana Mujahid SEF untuk mengatasi ego dalam mencapai supporting system?
Bahwadasarnya ego dari setiap individu memang dapat mengacaukan semuanya.
Pertama, dengan membangun keyakinan yaitu dengan berkomunikasi satu samalain dan saling percaya lalu tabbayyuh.
Kedua,, memahami sistem bagaimana supporting system itu bekerja, memahami alur, dan satu pemikiran satu dengan yang lain.
Ketiga, perlu adanya supporting system, dan semua tidak hanya di beberapa pihak. Untuk menghilangkan rasa egois yaitu:
-          Mendekati orang yang egois secara personal
-          Mengambil keputusan yang objektif dan bersama
-          Musyawarah dan tidak mengubah keputusan secara sepihak
·         Bisakah supporting system diterapkan?
-          Tata kelola supporting system
-          Mengelola ego dalam organisasi
-          Sinergritas
-          Supporting System (pengetahuan harus sama)
1. Memahami fungsi setiap devisi. Agar tidak terlihat isi dari dalam dapur devisi.
Pertama, contoh seperti SCI (SEF Class Inspiration) bentuk supporting system dengan komite dan perlu bantuan SDM lainnya.
Kedua, adanya satu pendapat dan menyatukan pendapat dan mempercayakannya keputusan dalam suatau gaya kepemimpinan dari seorang pemimpin.

·         Supporting system:
-          Kepengurusan BPH satu. Tidak ada BPH tua, BPH muda.
-          Saling membantu untuk mencapai tujuan.
-          Dengan memperbaiki Leadership 3600 . Untuk berkomunikasi antara keatas, ke kanan, kiri, dan bawah harus seimbang.
-          Kepemilikan SEF menjadi tujuan bersama.
·         Keputusan tertinggi ada pada musyawarah dalam SEF. Bukan ada pada ketua. Dan pastikan keputusan tersebut disepakati oleh seluruh forum.
·         Bagaimana membangun diri kita untuk supporting system tersebut?
Pertama, harus memahami diri kita sendiri baru dapat memahami orang lain. Implementasi supporting system dalam kepengurusan (BPH)
Kedua, selalu meningat prioritas kita seberapa besar untuk SEF. Apa yang kita berikan untuk SEF.
Ketiga, memberikan dengan ilmu pengetahuan. Meminimalisir keegoisan dengan merubah diri. Tentukan posisi kita dan posisinya.
Keempat, membahas target dan tujuan dari supporting system. Performan supporting system. Dan mengatur manajemen stress.
·         Pada saat pemimpin mengambil keputusan dan terjadi kesalahan besar dan tidak dapat dimaklumi. Apa yang harus dilakukan?
1.      Muhasabah diri
2.      Mengantisipasi dengan memperkirakan plan A, plan B, serta bersiap menerima resiko
3.      Tabbayyun
4.      Menyikapi dan memahami keputusan tersebut
5.      Degar dan ditaati selama keputusan itu baik, serta perlu adanya diskusi untuk mengontrol egoism diri.
6.      Jangan menghilang dan ditinggalkan
7.      Diselsaikan dengan solusi
8.      Menghormati keputusan tersebut dan meyakini bahwa keputusan itu lebih baik
9.      Evaluasi
10.  Hadapi bersama dan menyelesaikan bersama tanpa menyalahkan
·         Permasalahan dan solusi dalam supporting system:
Masalah:
1.      Koordinasi
2.      Egois
3.      Kepercayaan
4.      Komunikasi
Solusi:
1.      Memberikan motivasi dan pemahaman
2.      Membangun kepercayaan dengan menasehati dan komunikasi dengan baik
3.      Membangun komunikasi dan saling bertemu
·         Memahani leadership 3600 . Kita siapa, kita apa, dan bagaimana kita bersikap.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts