Negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial antara dua atau lebih orang, maupun antara satu kelompok dengan kelompok lainnya, dengan kebutuhan atau tujuan berbeda untuk mencapai suatu kesepakatan atau solusi. Negosiasi bisa berarti pula proses penyelesaian sengketa dengan jalan berunding di antara orang-orang yang saling berselisih.
·
Jenis Produk:
-
Produk Industri
Yaitu produk yang dibeli
oleh produsen atau perusahaan, yang nantinya akan dijual kembali atau digunakan
sebagai bahan baku untuk proses produksi sehingga menghasilkan barang lain.
Jadi intinya barang/produk industri digunakan untuk proses produksi,
diantaranya yaitu:
- Bahan baku dan suku cadang
- Barang modal
- Perlengkapan dan layanan bisnis
- Produk
Konsumsi
Yaitu produk yang
digunakan oleh konsumen tingkat akhir, jadi konsumen membeli lalu digunakan
langsung sehingga tidak dijual kembali. Secara umum produk yang sering di
konsumsi masyarakat digolongkan menjadi tiga bagian diantaranya:
- Produk kebutuhan sehari-hari
- Produk belanjaan
- Produk khusus
Route Map PT Pratama Jaya
Perkasa dari tema Lingkungan sosial budaya dalam Negosiasi Bisnis
Dari Route Map di atas berikut
merupakan manfaat dalam komunikasi antar budaya dalam negosiasi bisnis:
1.Menyatukan Perbedaan
Budaya pada Setiap Perusahaan
Komunikasi antar budaya
memiliki peranan yang penting dalam dunia bisnis salah satunya adalah untuk
menyatukan perbedaan budaya pada setiap perusahaan. Komunikasi tersebut
berfungsi sebagai pengetahuan seseorang dalam sebuah perusahaan untuk
menghadapi budaya yang ada pada perusahaan lain. Setiap perusahaan memiliki
kebudayaan yang berbeda-beda.
2.Meningkatkan Komunikasi
Lintas Budaya
Suatu perusahaan memiliki
banyak karyawan yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Oleh karena
itu, komunikasi antar budaya menjadi penting untuk meningkatkan komunikasi
antar budaya dalam diri seseorang maupun perusahaan tersebut.
3. Meningkatkan Kerjasama dalam Tim
Seperti yang dikatakan
sebelumnya bahwa setiap perusahaan memiliki karyawan yang berbeda latar
belakang budayanya. Tujuan utama dalam sebuah perusahaan adalah untuk mencapai
kesuksesan bersama. Oleh karena itu, latar belakang karyawan yang multi budaya
ini sering menimbulkan permasalahan seperti kesalahpahaman pada saat bertugas.
Komunikasi antar budaya menjadi solusi untuk memahami masing-masing karakter
budaya karyawan tersebut demi menciptakan kerjasama yang baik dalam tim dan
untuk mewujudkan kesuksesan bersama.
4. Sebagai Proses
Negosiasi
Bisnis tidak hanya
dilakukan di dunia domestik saja, tetapi bisnis yang maju telah mencapai
seluruh dunia. Komunikasi antar budaya menjadi kunci utama untuk berbisnis di
luar negeri. Selain itu, komunikasi antar budaya juga dilakukan di dalam dunia
domestik sebagai proses negosiasi dengan perusahaan lain yang ingin menjalin
kerjasama. Dengan komunikasi antar budaya tersebut perusahaan lain dapat
menilai kapabilitas perusahaan yang mengajukan kerjasama tersebut.
5. Menjalin Keharmonisan
Antar Perusahaan
Dunia bisnis tentu
berhubungan dengan perusahaan-perusahaan besar termasuk perusahaan domestik dan
luar negeri. Komunikasi antar budaya menjadi alternatif perusahaan untuk
menjalin keharmonisan atau hubungan baik dengan perusahaan lain. Perbedaan
budaya yang ada dalam sebuah perusahaan harus dipahami dengan baik melalui
komunikasi antar budaya mulai dari peran dan status, nilai-nilai sosial, norma,
dan gaya komunikasi. Hal ini menjadi penting untuk menjalin keharmonisan dalam
kerjasama dengan perusahaan lain.
6. Membuka Peluang
Kerjasama dengan Perusahaan Asing
Perusahaan di negara ini
telah memasuki pemasaran global, dimana perusahaan tidak hanya bekerja sama
dengan perusahaan tanah air saja tetapi sudah menjalin kerjasama dengan
perusahaan bonafit yang ada di luar negeri. Fungsi dari komunikasi antar budaya
adalah memberikan pemahaman kepada sebuah perusahaan tentang
kebudayaan-kebuadayaan dari perusahaan asing, sehingga perusahaan tersebut
dapat membuka peluang kerjasama dengan perusahaan asing lainnya.
7.Untuk Mengambil
Keputusan
Seorang pemimpin memiliki
wewenang untuk membuat peraturan-peraturan dalam sebuah perusahaan. Seorang
pemimpin wajib mengetahui kebudayaan yang ada dalam perusahaannya karena
orang-orang yang berada dalam perusahaan tersebut memiliki latar belakang
budaya yang berbeda-beda. Cara yang tepat untuk memahami budaya tersebut adalah
menggunakan komunikasi antar budaya. Komunikasi antar budaya
tidak hanya memahami kebudayaan seperti ras, agama, dan kebudayaan lainnya yang
sakral tetapi kebudayaan di sini juga menyangkut kebudayaan berupa peranan,
status, nilai sosial, dan lain sebagainya. Hal ini memudahkan seorang pemimpin
untuk mengambil sebuah keputusan dalam perusahaan.
8.Mengetahui Karakter
Seseorang
Komunikasi antar budaya
dalam dunia bisnis sangat penting untuk mengetahui karakter seseorang.
Misalnya, ketika seseorang bawahan yang ingin bertemu dengan atasan biasanya
menggunakan pakaian yang rapih, mimik muka tersenyum, berbicara sopan, dan tata
karma lainnya. Hal ini sudah menjadi budaya dalam dunia bisnis. Ketika ada
orang yang melanggar aturan tersebut terkesan tidak sopan bahkan bisa berdampak
buruk pada nilai-nilai sosial.
9 .Mencegah Etnosentrisme
Budaya berkaitan dengan
etnosentrisme. Etnosentrisme adalah suatu pandangan dari individu tentang
individu lain yang beranggapan bahwa kebudayaannya lebih baik dibandingkan
dengan kebudayaan individu lain. Orang yang etnosentrisme biasanya tidak
memiliki wawasan yang luas akan budaya dan dalam dirinya tidak ada rasa
toleransi atau saling menghargai. Komunikasi antar budaya yang berfungsi
sebagai pengetahuan ini dapat mencegah timbulnya etnosetrisme dalam diri
seseorang dalam sebuah perusahaan.
10. Kinerja Kerja Perusahaan
Kebudayaan yang beragama
dalam sebuah perusahaan dinilai kreatif karena setiap sumber daya manusia dapat
berinovasi dengan pola pikir yang berbeda-beda. Komunikasi antar budaya menjadi
penting untuk kinerja kerja di perusahaan mulai dari tahap produksi,
distribusi, dan keuangan. Budaya seperti kejujuran, disiplin, mudah
beradaptasi, dan budaya lainnya inilah yang memberikan kesuksesan dalam dunia
bisnis.
- Hukum Internasional
Hukum
internasional adalah bagian hukum yang mengatur aktivitas entitas berskala
internasional. Pada awalnya, hukum internasional hanya diartikan sebagai
perilaku dan hubungan antarnegara namun dalam perkembangan pola hubungan
internasional semakin kompleks pengertiannya. Hukum internasional juga
mengurusi struktur dan perilaku organisasi internasional dan pada batas
tertentu, perusahaan multinasional dan individu. Hukum internasional adalah
hukum bangsa-bangsa, hukum antarbangsa atau hukum antarnegara. Hukum
bangsa-bangsa dipergunakan untuk menunjukkan pada kebiasaan dan aturan hukum
yang berlaku dalam hubungan antara raja-raja zaman dahulu. Hukum antarbangsa
atau hukum antarnegara menunjukkan pada kompleks kaedah dan asas yang mengatur
hubungan antara anggota masyarakat bangsa-bangsa atau negara.
- Organisasi Kawasan (OK)
Organisasi
kawasan (OK) adalah organisasi internasional (OI) yang beranggotakan beberapa
negara dan mencakup badan geopolitik yang operasinya tidak memandang batas
negara-bangsa. Keanggotaannya ditentukan oleh batas geografi tertentu seperti
benua atau batas geopolitik seperti blok ekonomi. Organisasi kawasan didirikan
untuk mendorong kerja sama dan integrasi politik dan ekonomi atau dialog
antarnegara atau antarlembaga dalam satu wilayah geografis atau geopolitik
tertentu. Organisasi ini menggambarkan pola pembangunan dan sejarah yang muncul
sejak akhir Perang Dunia II serta fragmentasi di dalam globalisasi. Sebagian
besar OK bekerja sama dengan organisasi-organisasi multilateral seperti
Perserikatan Bangsa-Bangsa.[1] Meski organisasi kawasan kadang disebut
organisasi internasional, istilah organisasi kawasan dianggap lebih masuk akal
karena menekankan cakupan keanggotaannya yang lebih terbatas.
Contoh-contoh OK adalah
Uni Afrika (UA), Uni Eropa (UE), Komunitas Karibia (CARICOM), Liga Arab (AL),
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Asosiasi Kerja Sama Kawasan
Asia Selatan (SAARC), dan Persatuan Bangsa-Bangsa Amerika Selatan (USAN).
- Lisensi
Lisensi secara umum dapat
diartikan pemberian izin, hal ini termasuk dalam sebuah perjanjian. Definisi
lain, pemberian izin dari pemilik barang/jasa kepada pihak yang menerima
lisensi untuk menggunakan barang atau jasa yang dilisensikan.
- Antitrust
Antitrust merupakan
kebijakan pemerintah untuk menangani monopoli. Undang-undang antitrust
bertujuan untuk menghentikan penyalahgunaan kekuatan pasar oleh
perusahaan-perusahaan besar dan, terkadang, untuk mencegah merger dan akuisisi
perusahaan yang akan menciptakan atau memperkuat monopoli.
Contoh perusahaan yang
mendapatkan lisensi dari negara asing:
Garuda Indonesia
Maskapai
penerbangan asli Indonesia ini memang sudah mendapatkan citra yang cukup baik
selama beberapa dekade terakhir salah satunya adalah dengan bergabunng dengan skyteam.
Dengan konsep layanan “Garuda Indonesia Experience”, maskapai ini berhasil
bertahan di pasar global dengan menawarkan keunikan tersendiri dibandingkan
dengan maskapai lainnya. Maskapai dengan jenis full service ini memanjakan penumpangnya
dengan menyentuh 5 panca indera yang dimiliki manusia (penglihatan,
pendengaran, penciuman, pengecap, dan juga sentuhan), yang dikaitkan pada
kultur Indonesia. Kini maskapai tersebut dinobatkan sebagai maskapai bintang 5
dengan puluhan penghargaan baik dari Skytrax maupun CAPA.







